3 Tanda Manusia Yang Tak Bersyukur

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم 
(Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang)


“Dia telah memberikanmu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadaNya. Dan, jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya, manusia itu sangat zhalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim: 34)


3 Tanda Manusia Kurang Bersyukur !!

sumber: google images

1. Susah untuk berterima kasih pada sesama manusia.

Ketika kita kesulitan mengucap terimakasih atas bantuan atau pemberian dari sesama manusia, sekalipun dari seorang yang statusnya lebih rendah dari kita, hal tersebut merupakan pertanda diri kita belum menjadi seseorang yang pandai bersyukur. Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam bersabda :

”Siapa yang tidak pandai bersyukur (berterima kasih) kepada manusia, bererti ia belum bersyukur kepada Allah.” (HR Tirmidzi No. 1877)

Oleh sebab itu, biasakanlah mengucap terima kasih atas bantuan sekecil apapun, misal ketika kita mendapat bantuan dari pembantu di rumah, walau hanya sekadar bantuan mengambil segelas air, tetaplah hargai dengan mengucap terima kasih.

2. Sedikit Beribadah
Orang yang bersyukur, ibadahnya lebih... bukan yang wajib tapi ditambah juga yang sunat ikhlas kerana Allah bukan untuk menunjuk... Tetapi orang tak bersyukur nak buat yang wajib pun sering beralasan.

3. Iri hati dan dengki
Berhati-hati dengan cemburu dan iri hati! Sekiranya kita mengekalkan perasaan ini kita mungkin tidak menjadi orang yang bersyukur kepada Tuhan, kerana ia masih membandingkan manfaat yang diperoleh oleh orang lain dengan apa yang kita dapatkan.

Rasa cemburu terhadap orang lain adalah baik dengan syarat-syarat berikut:
1) Kerana orang mengkaji al-Quran dan mengajarkannya, atau
2) kerana orang itu memiliki banyak kekayaan dan menggunakan hartanya untuk amal.

Semoga Allah membantu kita memperbaiki diri menjadi pribadi yang pandai bersyukur dengan lisan, hati, dan juga pembuktian melalui amalan. Aamiin. 😇

#Syukurselalu


USAHAMU HANYA SIA SIA SEKIRANYA MEMBANTAH DAN MENYANGKAL KEBENARAN AGAMA ALLAH

Firman Allah SWT :

وَالَّذِينَ يُحَاجُّونَ فِي اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مَا اسْتُجِيبَ لَهُ حُجَّتُهُمْ دَاحِضَةٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ
[Surat Ash-Shura 16]
‎Terjemahan :
"Dan orang-orang yang berhujah menyangkal dan membantah tentang kebenaran ugama Allah sesudah disambut dan diterima ugamaNya itu - bantahan (dan tuduhan palsu) mereka itu sia-sia belaka di sisi Tuhan mereka. Dan mereka pula ditimpa kemurkaan (dari Allah) serta mereka beroleh azab seksa yang seberat-beratnya."

Catat Ulasan

1 Ulasan

Kata-katamu, inspirasi blog ku...
Syukran Jazilan, atas bicara indah anda...
Terima kasih, lain kali komen lagi ea... ^_^