21 April 2017

Hadiah Ni Ramai Yang Dapat Tapi Dilupakan!

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم 
(Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang)

NIKMAT YANG RAMAI MANUSIA TERLEPAS PANDANG 

Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berkelah di tepi sungai. Si ayah kemudian mengambil bekal air dan meminumnya.

"Segar betul air ni..", si ayah berkata kepada anaknya.

“Air ini ciptaan Allah yang luar biasa, ia boleh menghilangkan dahaga dan menambahkan tenaga. Air adalah sumber kehidupan makhluk yg hidup di muka bumi ini, tanpa air semua makhluk hidup akan mati.”

Pada saat yang sama, seekor ikan mendengar percakapan itu dari bawah permukaan air, ia menjadi gelisah dan ingin tahu apakah yang dikatakan "air" itu, yang kedengarannya segar, ciptaan Allah yang luar biasa, dapat menghilangkan dahaga dan menambah tenaga, dan sumber kehidupan makhluk hidup, serta tanpa air semua makhluk hidup akan mati.

Ikan itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, “Hei, tahukah kamu di manakah air ? Aku telah mendengar perbualan manusia yang luar biasa tentang air.”

Ternyata semua ikan tidak mengetahui di mana air itu, si ikan semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata air dan bertemu dengan temannya Si Katak.

Si Ikan bertanyakan hal yg sama kepada Si Katak, “Katak, tahukah kamu di manakah air ?”

Katak pun tertawa dan menjawab , “Tak usah gelisah temanku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu tidak menyedari kehadirannya. Memang benar, air itu luar biasa, sumber kehidupan dan tanpa air kita akan mati. Tetapi untuk mengetahuinya mari ikut aku..", Si katak melompat ke atas daun teratai diikuti oleh ikan.

"Hap...hap...hap aku disini tidak boleh bernafas..", kata ikan, dan ikan pun melompat kembali ke dalam air sungai. Akhirnya ikan tersebut memahami apa itu air, dan air itu memang luar biasa dan sumber kpd kehidupannya.


Sumber: Google image

Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan, mencari ke sana ke mari tentang kehidupan dan kebahagiaan, walhal dia sedang menjalaninya dan menyelaminya, bahkan kebahagiaan sedang mengelilinginya sehingga dia sendiri tidak menyedarinya.

Nikmat Allah itu seperti air di sekeliling ikan, sangat banyak meliputi kehidupan kita, sehingga kita terkadang tak sedar bahawa semuanya adalah nikmatNya. Kita mengeluh mendapat musibah, padahal kita tidak pernah bersyukur atas nikmat yang tak terhingga.

Kita merasakan nikmat sihat bila kita sakit,
Kita merasakan nikmat kaya, setelah kita jatuh miskin,
Kita merasakan nikmat kasih sayang setelah orang yg dekat dengan kita tiada,

Seperti ikan merasakan nikmat air ketika dia di daratan.
Firman Allah : “Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nkmat Allah, tidaklah dapat kamu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” 
(Ibrahim, ayat 34)

‎اَللَّهُمَّ صَلِّ َعلى سيدنا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آِل سيدنا مُحَمَّد

(Dipetik daripada facebook Ustaz Iqbal Zain)

Kisah yang sungguh mendalam... Tapi hanya orang yang berfikir akan dapat ambil pengajaran... Sebenarnya kita dapat banyak nikmat setiap hari... Tapi kita lupa... Sebab kita selalu bandingkan hidup kita dengan orang lain... 

1 ulasan:

  1. nikmat dari kita lahir hingga kita akan mati... tak terputus nikmat Allah swt...
    semoga kita sentiasa bersyukur dengan nikmatNYA

    BalasPadam

Kata-katamu, inspirasi blog ku...
Syukran Jazilan, atas bicara indah anda...
Terima kasih, lain kali komen lagi ea... ^_^